PERSPEKTIF

EDISI 2
Pada hari itu wajah SMP 6 Jember sedikit berbeda dari hari-hari biasanya. Kalau biasanya tiap pagi siswa-siswi selalu disuguhi wajah artis-artis kawakan seperti pak Yohanes, Pak Mat dan juga pak Rohim plus bonusnya adalah Pak Timbul sebagai super Hero, kali ini beda…beda…dan beda. Karena hari itu SMP 6 Jember kedatangan tamu istimewa dengan wajah-wajah yang sekejap mata mampu mengobati kejenuhan karena pemandangan sebelumnya.
Tamu istimewa itu tidak lain adalah

mahasiswa-mahasiswi yang sedang melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL). Hal ini kontan saja membuat semua siswa-siswi senang bukan main, karena mereka akan berinteraksi langsung dengan para senior mereka yang didaulat menjadi bapak dan ibu guru mereka untuk beberapa waktu, guna membantu meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus mengamalkan Ilmu yang diperolehnya di bangku kuliah kepada siswa-siswi SMP 6 Jember serta membantu pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan bidang studinya masing-masing. Menariknya, bapak dan ibu guru PPL ini selain cakep, cantik-cantik, sopan, baik hati dan yang terpenting tidak pelit lagi, hihihi…… (ya mungkin aja dengan ditulis seperti ini besok yang bersangkutan membuktikannya minimal dengan mentraktir anggota Keris Sena Bakso Pak Ramsin…ehm..)
Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan titik kulminasi dari seluruh program pendidikan yang telah dihayati dan dialami oleh mahasiswa. Sehingga dapat diartikan Program Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai suatu program yang merupakan ajang pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam rangka pembentukan guru yang profesional. PPL juga merupakan suatu program yang mempersyaratkan kemampuan aplikatif dan terpadu dari seluruh pengalaman belajar sebelumnya ke dalam program latihan. Aplikasinya berupa kinerja dalam semua hal yang berkaitan dengan jabatan keguruan, baik kegiatan mengajar maupun tugas – tugas keguruan lainnya yang diwujudkan dalam bentuk pelatihan terbatas, pelatihan terbimbing, dan pelatihan mandiri yang diarahkan kepada terbentuknya kemampuan keguruan, yang terjadwal secara sistematis di bawah bimbingan dosen pembimbing dan guru pamong yang memenuhi syarat.
Tujuan PPL sendiri secara umum adalah terbentuknya pribadi calon pendidik yang memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap yang cakap dan tepat dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran. Sedangkan secara khusus tujuan PPL adalah:

ü Mengenal secara cermat lingkungan fisik, administrative, akademik, dan sosial psikologi sekolah.
ü Menguasai berbagai keterampilan mengajar.
ü Menerapkan berbagai kemampuan professional keguruan secara utuh dan terpadu dalam situasi nyata.
ü Mampu mengembangkan aspek pribadi dan sosial di lingkungan sekolah.
ü Menarik kesimpulan nilai edukatif dari penghayatan dan pengalamannya selama pelatihan melalui refleksi, dan menuangkan hasilnya dalam pembuatan laporan.
Nah….untuk lebih mengenal bapak dan ibu guru PPL yang cakep-cakep dan manis-manis ini maka kru Keris Sena dengan senang hati memperkenalkan lebih dekat kepada kawan-kawan SMP 6 Jember agar lebih akrab karena ada pepatah “tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak dapat traktiran” eh.. maaf kalau kelebihan.