Anggota Ekskul Jurnalis Keris Sena bergabunglah disini

Melahirkan karya adalah sebuah kebanggaan apalagi karya itu kemudian di akui keberedaannya oleh orang lain bukan tidak mungkin lagi itu adalah kebanggaan luar biasa, menjadi anggota keris sena ini salah satu awal dimana setiap karya di akui keberadaannya oleh orang lain, namun kebanggaan itu adalah mutlak milik kita, bahkan orang lain yang melihat karya itu adalah biasa-biasa saja namun arti yang terpatri dalam hati kita adalah sebuah kebanggan murni tanpa tendensi.
dari situlah kini keyaninan untuk terus berkaya dan berseni menjadi bagian dari kehidupan yang menjadi kebagaanku sendiri.

bila kau adalah salah satu anggota keris sena maka ceritakan kepada kami bagamana seorang pribadi seperi kamu menetapkan pilihanmu sebagai salah satu pejuang keris sena di SMP 6 JEMBER INI, apa motivasimu dan ceritakan tentang dirimu dan harapanmu …disini sehingga kami semua memahami dan dan mersama menyatukan visi, untuk menggali potensi dan menebarkan kreasi kita selayaknya motto ekskul jurnalistik “Keris Sena”
selamat datang….anggota keris sena baru….ku nantikan karya-karyamu…..

Iklan

Lebih Dekat Dengan Ketua Kelas

EDISI 2

Sebut saja namanya Echy. Profil kita yang satu ini adalah orang nomor satu di kelas IX A. Gadis kelahiran Jember, 15 Desember 1992 ini mempunyai nama lengkap Dessy Eka Agustin. Dara cantik yang mempunyai

hobby makan, minum, bobok dan olah raga ini menjatuhkan pilihan cita-citanya untuk menjadi seorang Dokter. Bertengkar adalah hal yang paling tidak do’i sukai sedangkan olahraga favouritenya adalah Bola Basket dan Pencak Silat. Ketika ditanya mata pelajaran apa yang menjadi favouritenya, do’i menjawab Bahasa Indonesia. Do’i beralasan bahwa pelajaran Bahasa Indonesia mudah untuk dimengerti. Saking kesengsemnya do’i sama Pak Bagio, akhirnya do’i memutuskan beliau sebagai guru favouritnya. “…karena ngajarnya enak”.terangnya. Do’i pun berharap semoga SMPN 6 Jember ini tambah maju dan lain daripada sekolah yang lain. Gadis yang murah senyum inipun berpesan untuk dewan guru agar senantiasa bersemangat untuk memberikan ilmu kepada seluruh siswa-siswi SMPN 6 Jember. “..temen-temen diseluruh sekolah SMP 6 Jember, Cayo…selalu…!!! ungkapnya bersemangat. Sedangkan untuk Keris Sena do’i berharap semoga Keris Sena tambah maju dan lebih lengkap dengan gosip-gosip terpanas dan kabar-kabar seputar SMP 6 Jember. “..semoga dengan harga Rp. 5.000,-, isinya menguntungkan SMPN 6 Jember” pesannya.

Di antara sekian banyak profil kita kali ini adalah Vega Eka Purnama. Cowok kelahiran Jember 24 Oktober 1992 ini akrab disapa temen-temennya dengan panggilan Vega. AKABRI adalah salah satu pilihan cita-citanya untuk masa depan, walau hobby dari kapten kelas IXB ini agak sedikit nyleneh yaitu nongkrong ma temen-temen. Nah…ketahuan suka nongkrong nih…(red). Akan tetapi meskipun suka nongkrong ternyata do’i adalah sosok yang baik hati dan tergolong anak yang manis. Betapa tidak, keseharian dan kegiatan rutinnya di rumah adalah membantu orang tua.
Dalam hal pendidikan do’i termasuk anak yang serius dalam mempelajari segala mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Bukti keseriusannya adalah do’i mengikuti pendidikan di luar jam sekolah yaitu dalam bentuk les di lembaga pendidikan swasta (Primagama). Berbohong dan berkelahi merupakan hal yang tidak disukai oleh cowok berbadan buesssar ini, meskipun olahraga yang difavouritekan adalah pencak silat. Loh..emang tujuan belajar pencak silat untuk berkelahi? Enggak khan…?!?! Katanya dengan sedikit manja.
Ketika ditanya mata pelajaran apa yang menjadi favouritenya, dia menjawab dengan pasti “IPA dan Bahasa Inggris, karena gampang dimengerti”katanya. Sedangkan pilihannya jatuh pada Bu Tatik ketika ditanya siapa guru yang menjadi favouritenya. “..bu Tatik, karena cantik dan cara mengajarnya enak..”ungkapnya. Do’i adalah cowok yang seneng akan olahraga, oleh sebab itu dia berpesan kepada SMPN 6 Jember agar memperbaiki fasilitas-fasilitas yang ada di ESPANA. Lebih lanjut dia berpesan kepada dewan guru agar lebih sabar dalam menghadapi murid-murid yang nakal. Tak lupa pesan dia kepada seluruh teman-temannya agar jangan suka iseng pada guru dan harus lebih menghormatinya. Terakhir diapun berwasiat untuk majalah ini, “..terus berjuang, jangan berhenti di tengah jalan…”katanya. Wah kena tilang tu mas, kalau berhenti ditengah jalan…!?!!(red)
Yongki Yanuar Rahman, atau lebih akrab dipanggil Yongki, adalah profil sohib selanjutnya yang akan menghiasi kolom ini. Karena ganteng dan tegas dalam menghadapi segala permasalahan di kelas, maka do’i di daulat untuk menjadi ketua kelas, memimpin temen-temen khususnya kelas IXC. Cowok kelahiran Jember, 21 Januari 1993 ini mempunyai cita-cita ingin menjadi seorang penyanyi. Cita-cita ini mungkin masih berkaitan erat dengan hobby yang do’i senangi yaitu menyanyi dan bersepeda. Membereskan semua pekerjaan rumah adalah agenda rutin yang harus dikerjakan dalam setiap keseharianya di rumah. Hal yang tidak di sukai oleh do’i adalah dipermainkan oleh orang lain. Cowok yang memilih Basket dan Sepak bola sebagai olah raga favouritenya ini, sangat menyukai pelajaran Bahasa Inggris. “…karena mudah dimengerti”ungkapnya. Sabar, tertib dan disiplin adalah alasan mengapa do’i memilih Pak Bagio sebagai guru favouritenya. Menarik serta penuh persaingan ketika menuntut ilmu, adalah kesan yang ditangkap do’i terhadap SMP 6 Jember. Lebih lanjut do’i berpesan agar jangan mau kalah berprestasi dan berkreasi dengan sekolah favourite yang lainnya. Cowok hitam manis ini menilai bahwa ada beberapa guru yang sifatnya kurang sabar, akan tetapi kalau masalah mengajar mudah untuk di pahami. Setidaknya begitulah kesannya terhadap sebagian guru. Oleh sebab itu do’i berharap agar supaya semua guru di SMP 6 Jember lebih sabar dalam membimbing murid-muridnya menjadi lebih tertib dan cerdas. Walaupun sifat dari semua temannya berbeda-beda, tetapi semua itu tidak mempengaruhi persahabatan mereka. Itulah kesan terhadap temen-temen sekolahnya. Selanjutnya do’i berpesan terhadap seluruh teman sekolahnya agar jangan sampai terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Kreatif dalam setiap penerbitannya adalah kesan yang diberikan untuk Majalah Keris Sena dan terakhir do’i berpesan agar Majalah Keris Sena terus maju, terus berkreasi dan berkarya. Semoga sukses di tahun-tahun yang akan datang, harapnya.

Profil kedua kita kali ini adalah dara kelahiran Jember 07 Agustus 1993. Gadis yang senantiasa berpenampilan energik ini mempunyai nama lengkap yang cukup panjang. Namanya adalah Restu Ayu Sri Agustin Raharjaningtyas. Nah panjang beneran kan, tapi ga usah pusing untuk menghafalkanya. Cukup panggil saja dia Restu atau Meyenk, pasti dia akan menoleh dengan senyumnya yang khas. Mengingat banyak diantara temen-temennya yang unik, Ketua Redaksi dari Majalah Keris Sena ini bercita-cita ingin menjadi seorang psikolog. Mungkin ini ada hubungannya dengan hobby yang ia geluti selama ini. “..baca koran, ngoleksi berbagai temen dari berbagai macam spesies..”ungkapnya. Tuuh… aneh kan..?!?? Walaupun mempunyai kebiasaan yang aneh, dia tetaplah anak yang baik, sebab kenapa, kegiatan rutinitas di rumah adalah bersih-bersih rumah. Kinclong bo’… Gadis yang memilih olahraga Basket, Bulu Tangkis, Jogging, Barbell ini sebagai olah raga favouritenya, dia paling tidak suka tidak dihargai. Makanya jangan koleksi yang aneh-aneh donk, biar orang ga takut ke lo..(red). Ayam adalah binatang favourite yang paling ia tidak suka. “…aku paling takut ma ayam..”katanya. Kalau dagingnya gimana…???
Semua mata pelajaran disukai oleh gadis jangkung ini. Biologi dan Komputerlah yang menjadi pelajaran favoritenya. “…belajar biologi itu menantang dan seru”.ungkapnya. lebih jauh do’i menjelaskan “…pelajaran komputer merupakan hal mutlak yang harus ada saat ini, jika tidak ingin berpredikat sebagai GAPTEK”. Akan tetapi bila dihadapkan dengan mata pelajaran eksakta, otaknya agak sedikit lemot, tanpa ragu do’i akui kelemahannya.
Bu Sumiati adalah pilihan guru favouritenya. “…beliau adalah guru yang disiplin, sabar dan pengertian. Satu hal lagi, Bu Sum adalah satu satunya guru yang unik di SMPN 6 Jember..”katanya. Guru favourite lain yang mengikat hatinya adalah Bu Umi dan Bu Turi. Do’i memilihnya karena baliau merupakan sosok guru yang patut dijadikan tauladan. Karena kesabaran, keuletan dan semangatnya membuat beliau menjadi sosok guru yang amat menyenangkan.
Ketika dimintai pendapat tentang kesan dan pesan untuk sekolah ini, do’i sangat senang karena ditempat inilah do’i menjalani metamorfosa dari masa kanak-kanak menuju remaja. Dalam pesannya ia berharap semoga SMPN 6 Jember ini selalu jaya, semoga tahun ini bisa mendapatkan gelar SSI dan bisa masuk dalam Top Five Sekolah yang menjadi impian seluruh siswa-siswi serta kalau bisa, contoh system pendidikan di Finlandia. Sangat bangga akan kesempatan, perhatian dan dukungan adalah kesan yang ditangkap oleh do’i terhadap semua guru. “…beliau adalah inspirator bagi saya untuk mengukir prestasi lebih banyak lagi”.katanya. Mohon do’a restu agar supaya sukses menjalani hidup adalah pesannya yang diharapkan dari para guru. Tak lupa temen-temen pun dapat bagian kesan dan pesan itu. Baginya, tidak bisa dilukiskan untuk menggambarkan rasa senangnya karena telah mendapatkan temen yang konyol, nyenengin dan sangat perhatian sama do’i. Pesannya, jalani hidup dengan seimbang, jangan sampai lebih mementingkan pacaran daripada UAN. Yang terpenting adalah lulus UAN dengan nilai yang bagus. “…selalu ingatlah bahwa kalian pernah punya temen bernama Restu yang sangat sayang ma kalian”ungkapnya. Terakhir do’i berpesan pada majalah Keris Sena ini, “terus berjaya, lawan kondisi segenting apapun, Restu siap mendukung dan melestarikan Keris Sena. Semangat!!!”. Sedangkan kesan untuk majalah Keris Sena, do’i menjelaskan bahwa di Keris Sena sangat mengasyikkan karena dapat merasakan bagaimana bekerjasama dengan sedikit dukungan. “…Pak Nurul, Bu Sulis dan Pak Bagio serta crew Keris Sena adalah orang-orang yang patut diacungi jempol….”ungkapnya bangga.

Profil kita yang satu ini adalah Rian Cahya Saputra atau lebih akrab di panggil Moe bagi temen-temen sekolahnya. Cowok kelahiran Jaya Pura, 18 April 1993 ini merupakan kepala suku dari kelas IX E. Menjadi polisi adalah cita-cita yang telah lama do’i impikan. Bermain game adalah hobbinya, sehingga jangan salah bila mendapati do’i sedang asyik bermain-main dengan game di rumahnya, karena memang kegiatan kesehariannya bermain PS. Walau seneng akan bermain game, bukan berarti do’i males tuk belajar. Do’i mengikuti les Bahasa Inggris untuk menunjang keberhasilan studinya. Dijauhi temen-temen dan dimarahi orang tua adalah hal yang tidak disukai oleh cowok yang pernah meraih juara II dalam acara pemilihan Putra-putrai SMP 6 Jember ini. Bermain bola adalah olah raga yang menjadi favouritenya sedangkan mata pelajaran yang menjadi favouritenya adalah Bahasa Inggris. “…walaupun sulit tetapi menyenangkan”katanya. Pak Nanang adalah guru yang telah mampu mengambil hatinya, sehingga do’i memilih beliau sebagai guru favouritenya. “..orangnya dekat dan gaul dengan siswa”ungkapnya.
Kesannya, SMP 6 Jember telah memberikan pengalaman yang paling indah, selanjutnya do’i berpesan agar supaya SMP 6 Jember ini menjadi sekolah yang dikenal oleh masyarakat luas se Indonesia. Adapun kesan terhadap guru yang pemarah do’i beserta temen-temen yang lain akan tetap menyayangi guru yang bersangkutan. “semoga guru yang mengajar kelas IX harus sabar dalam menghadapi murid yang banyak masalah, terutama masalah nilai” pesannya. Kesan yang ditangkap dari seluruh temen-temennya, bahwa temen-temen di SMP 6 Jember ganteng-ganteng dan cantik-cantik namun banyak yang nakal serta banyak pula yang alim, akan tetapi dengan keanekaragaman semua itu menjadi kesan yang indah baginya. “Semoga tahun ini semua kelas IX dapat lulus 100% dan untuk adik-adik supaya tidak tinggal kelas…..”pesan dan harapannya. Sedangkan untuk Keris Sena, cowok ganteng yang senantiasa serius ini berpesan supaya Keris Sena tambah sukses dengan selalu menampilkan rubrik-rubrik yang menarik.