DETEKSI EDISI 2

edisi 2

GURU FAVORITE DAN MATA PELAJARAN FAVORITE

Menjadi seorang guru bukanlah perkerjaan mudah, selain harus menguasai keilmuan guru juga dituntut menjadi sosok tauladan yang sangat mempengaruhi kejiwaan siswanya, bahkan ada sebuah istilah “guru itu digugu dan ditiru” atau istilah lain “kalau guru kencing berdiri maka

murid kencing berlari” . Adalah merupakan simbol bahwa seorang guru memegang amanah sosial yang sangat tinggi. Di zaman modern seperti sekarang ini istilah “guru” seperti pada istilah di atas bukan lagi menjadi sebuah pedoman, tak jarang saat ini malah kita kesulitan mencari sosok guru yang tergambar dalam sebuah cerita si Umar bakri. Padahal lewat peraturan Peraturan pemerintah R.I Nomor 19 Tahun 2005 Tentang “STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN” Bab IV mengenai Standart Proses pada Pasa 19 ayat 1 yang berbunyi “Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselengarakan secara interaktif, isnpiratif, menyenangkan, menantang, memotifasi, peserta didik untuk berpartisipasi aktif , serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreatifitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psykologis peserta didik”. Hal ini Menuntut seorang guru bukan hanya profesional melainkan juga sosok yang meyenangkan dan sumber inspirasi bagi siswa-siwinya.
Menjadi seorang guru yang ada di hati setiap siswa-siswinya adalah pekerjaan yang lebih sulit lagi melebihi profesi guru itu sendiri. Bukan rahasia lagi bahwa seorang guru tidak bisa hanya berbekal keilmuan yang diperolehnya dalam kuliah saja namun lebih dari itu menjadi seorang yang bijaklah yang ternyata menjadi senjata paling ampuh untuk menarik simpati para muridnya hal ini terbukti bahwa bukan jaminan bahwa sekolah yang tinggi, S1, S2, S3 sekalipun yang mampu merebut hati murid. Menjadi guru yang diidolakan atau terfavourite adalah sebuah amanah ganda selain menjadi profesi guru itu sendiri karena untuk menjadi idola memerlukan upaya yang beda dengan biasanya, namun terlepas dari itu menjaga amanah guru terfavourite ternyata lebih sulit lagi karena bagaimanapun juga menjaga lebih sulit dari memperoleh atau mendapatkannnya.
Dengan motivasi meningkatkan kualitas guru dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada bapak dan ibu guru, dan tanpa sedikitpun niat untuk melecehkan atau niat negatif lain, majalah Keris Sena bekerja sama dengan Mahasiswa PPL Unej 2008 mengadakan poling Guru Favourite sekaligus Mata Pelajaran Favourite.
Iklan