Jadi Pengusaha Tak Harus Pintar

Jadi Pengusaha Tak Harus Pintar

Berikut ini dipaparkan beberapa kutipan Purdi E Chandra, pendiri Primagama dan Entrepreneur University yang menjadi pembicara utama dalam seminar yang mengangkat tema “gila”, maka setiap ungkapan yang dikemukakan Purdi terasa “gila” dan membuat peserta tertawa

.

Saya masuk kuliah di empat universitas tapi tidak selesaikan kuliah. Tapi saya juga heran kenapa bisa dirikan Primagama, sebuah lembaga bimbingan belajar terbesar di Indonesia yang cabangnya sampai ratusan.

Padahal saya tidak terlalu pintar-pintar amat. Makanya saya berpikir kalau kita terlalu pintar menyebabkan terlalu banyak pertimbangan, yang akhirnya tak ada sama sekali yang bisa dikerjakan. Makanya mungkin alangkah baiknya anak kita jangan terlalu pintar (hadirin tertawa). Anak saya yang di SMP ranking 11 langsung minta mobil. Ini sudah luar biasa dibandingkan sebelumnya yang ranking 20-an. Dia juga mau jadi pengusaha. Lihat saja banyak orang pintar tapi tidak mau kerja.

Untuk mau menjadi pengusaha jangan terlalu banyak pertimbangan. Laksanakan saja niat itu dan tunggu hasilnya. Coba lihat pakar akuntansi tidak mau berusaha karena apa. Yah itu tadi karena mereka belum berusaha sudah takut jadi pengusaha, karena mereka sudah mempelajari dulu hitung-hitungan menjadi pengusaha yang mengerikan makanya mereka takut sebelum berusaha.

Lalu kenapa orang mau jadi pengusaha. Saya kira Jaya Setiabudi sudah memaparkan banyak tadi. Yah jadi pengusaha itu misalnya gini, saya merasa tiap hari kerjanya apa. Paling kalau ada yang mau ditandatangani baru muncul. Makanya yang perlu diketahui calon pengusaha tidak usah muluk-muluk kalu sudah bisa tanda tangan yah bagus-lah (hadirin tertawa).

Pengusaha itu tidak perlu tinggi-tinggi sekolah, karena yang mereka perlukan hanya tahu tanda tangan dan mengingat bentuk tanda tangannya jangan sampai salah tanda tangan satu dengan lainnya.

Selain itu, pengusaha kebanyakan dari orang malas. Sebab orang yang sudah pintar itu diperebutkan sama perusahaan untuk menjadi karyawan. Makanya yang jadi pengusaha itu dulunya orang malas. Orang malas sebenarnya bukan hal yang negatif karena melihat pengalaman selama ini, kebanyakan mereka yang jadi pengusaha.

Nah, orang pintar akan dibutuhkan pengusaha sebagai tulang punggung perusahaan. Misalnya, saya sebagi Direktur, banyak pegawai saya adalah para doktor, sementara saya tamat kuliah juga tidak. Paling saya membuat akademi perguruan tinggi dan memanggil para doktor mengajar di tempat saya dan gelar saya dapat dari akademi saya sendiri.

Setelah berbicara bahwa seorang pengusaha tak harus pintar, pendiri lembaga pendidikan Primagama dan Entrepreneur University, Purdie E Chandra, mengupas pembicaraan mengenai fungsi otak kanan sebagai salah satu tips menjadi pengusaha, berikut beberapa petikannya.

Untuk menjadi pengusaha memang harus sedikit “gila”. Lebih gila lagi kalau teman-teman tidak mau jadi pengusaha (hadirin tertawa). Untuk menjadi seorang pengusaha pakailah otak kanan Anda. Kalau perlu jangan gunakan sama sekali otak kiri. Kenapa harus otak kanan?

Ini yang lucu karena otak kanan mengajarkan kita hal yang tidak rasional. Berbeda dengan otak kiri, ia memberitahukan sesuatu yang rasional, teratur, dan berurut-urut. Misalnya begini, murid SD disuruh kreatif sama gurunya. Ia disuruh membuat gambar pemandngan. Karena dari dulu gambar pemandangan yang ia tahu hanya yang ada gunung lalu dibawahnya jalan raya dan sungai, maka sampai dia SMU pun hanya gambar itu yang ia tahu. Ketika diperintahkan menggambar pemandangan. Ini keteraturan tapi tidak ada kreativitas. Kalau ada otak kanan maka ia akan memberitahukan sesuatu yang lebih kreatif. Lalu, apakah Anda mau dari dulu jadi karyawan terus menerus, tidak kreatif ingin menjadi pengusaha dan punya karyawan.

Atau begini, anda bangun setiap pagi, mandi, naik angkot ke kantor, bekerja lalu menjelang sore pulang ke rumah setelah itu tidur dan besoknya lagi ke kantor. Itu dijalani selama belasan tahun bahkan sampai kakek-nenek. Dan sama sekali terbatas waktu yang sebanyak-banyaknya dengan orang luar yang lain dari yang dibayangkan.

Itulah keteraturan dan yang mengatur semua itu adalah otak kiri. Apakah Anda mau seprti itu seterusnya? Makanya gunakanlah otak kanan. Mau jadi pengusaha biasakanlah otak kanan Anda yang bekerja. Dan Anda tak perlu setiap hari ke kantor dan pulang sore.

Kenapa tangan kanan kita selalu bergerak? Karena yang menggerakan adalah otak kiri makanya teratur hasilnya. Lalu, apakah kita harus seperti anak SD terus yang hanya pintar menggambar pemandangan satu model yang diajarkan gurunya?

Otak kanan tidak banyak hitungan atau pertimbangan macam-macam. Ia lebih banyak mengerjakan apa yang dipikirkannya. Kalau mau usaha jangan terlalu banyak hitung-hitungan. Waktu bikin banyak usaha saya tidak banyak hitung-hitungan dan Alhamdulillah sukses. Saya kira banyak pengusaha lain yang seperti itu. Lihat saja beberapa orang terkaya di dunia tidak sampai selesai kuliahnya, Bill Gates misalnya bahkan dia menjadi penyokong dana utama Harvard University (Universitas ternama dunia di Amerika).

Ibaratkan kita mau jadi pengusaha itu sama seperti ketika hendak masuk kamar mandi. Kenapa? Karena masuk kamar mandi kita tidak berpikir-pikir….kalau kebelet….yah langsung masuk saja. Terserah di dalam kamar mandi “sukses” atau tidak itu urusan belakang. Kalau di dalam kamar mandi tidak ada sabun kan kita akhirnya keluar juga dan ada upaya untuk mencari. Orang terkadang akan mencari sesuatu apapun yang menurutnya mendesak dengan berbagai cara. Kalau pun pada saat itu tidak ada sabun di rumah ia akan berusaha untuk mencari sabun sampai dapat. Untuk latih otak kanan tidak perlu sekolah-sekolah tinggi. Anak saya yang SMP sekarang kalau bukan karena takut ditanya calon mertua kelak, mungkin dia sudah berhenti sampai SMP saja. Jangan sampai calon mertua nanti tanya, anaknya lulusan apa? (peserta seminar tertawa)

Iklan

JavaGal’s innovasion

JavaGal’s innovasion

What’up guys if i say about our brain…..?????so interesting things
may be we can say anything like

:

1. stress (kram otak)
2. brain wash (cuci otak)
3. brain cancer (kanker otak)
4. right brain (otak kanan)
5. left brain (otak kiri)
6. two brain (otak-otak->>red-makanan yang terbuat dari ikan)
7. yellow brain (gulai otak->>red-salah satu menu masakan padang)
8. k-brain (k-otak->>red-lawannya bunder)
9. brain iritabilita (rangsangan terhadap otak)
10. etc.

okey dimulai dari definisi dasar apa otak itu sendiri???
otak adalah material tubuh yang terdiri dari berjeti2 sel hidup yang beratnya kira2 2,5% dari berat tubuh kita dan survey menyatakana otak pria meyoritas lebih berat dari otak cewe….huhuhuhu….
otak dengan segala elemen pembentuknya, seperti urat syaraf, akson, dendrit, myelin, sinapsis…dan bahsa latin aneh lainnya yang tidak dapat kita temui di dunia java,hehhehhe konon otak ini terdiri dari 2 unsur utama yaitu elemen purba dan elemen baru (ternyata otak kita mengalami perkembangan lebih enaknya dinamai evolusi gitu dech….) elemen purba mengatur masalah saperti napas, detak jantung, pokoknya bagian yang sangat penting-penting sekali, n yang lain mengatur maslah perkembangan intelektual… inovasi dan kreasi…
info pentingnya otak kita itu punya batang (mirip jenis taneman gtu d tapi yang jelas bentuknya g sama g keras warnanya g coklat g segede itu jugah wekekeke …)klo g kaya siluman pohon dunks g lah….
yang punya pengaruh cukup signifikan terhadap kerja otak itu sendiri…
N n n kebanyakan kasus para individu (biologi MODE *ON*) memanfaat kan kerja otak yang kurang maximal karena pengaruh aktivitas fisik dan penggunaan indera (bukan indra bekti atau indara2 yang lain lho….tapi panca indra) yang overloading apalagi yang hobinya melotot sambil dahinya mengernyit…yang hobi koding juga mpe tidur malem mimpinya coding ngomongnya jadi ngaco dan ngelindur berisi script2 yang g jelas…, so untuk mengatasinya otak juga perlu olah raga gerakan yang baik untuk melesatkan fungsi otak kita…
1. gerakan silang (angkat tangan kanan dan kaki kiri bersamaan secara gantian) //jangan kaki kiri dan kaki kanan bersamaan….fungsinya>>bisa mensinkronkan kerja otak kanan dan kiri dengan baik
2. gerakan memutar kepala ke arah depan setengah lingkaran jangan mpe ke belakang untuk meregangkan otot yang digunakan untuk membaca dan mendengar
3. arahkan tangan ke atas pengang siku dengan tangan satunya….

4. dll.

senam otak :

suatu pagi hella dan hellen ribut berebut susu segar untuk sarapan pagi, mereka mengambil i kotak 4 liter susu mereka ingin membaginya menjadi 2 bagian sama banyak akhirnya hellen mengambil 2 kotak diatas rak kayu yang terbuat dari papan di gudang. akhirnya merekan mendapat hasil pembagian masing masing 1setengah liter dan yang satu 2setengah liter bagai manakah mereka dapat mendapatkan jumlah pembagian yang sama dan akurat memanfaatkan fasilitas yang sudah ada?

Selamat mencoba
Sumber : v_dha

Kecerdasan dan otak

Sebelum itu mari kita baca beberapa pandangan tentang perihal otak & kepentingan menjaga pemakanannya….

Di sini beberapa pendapat tentang Otak

1.” Mind and brain

A distinction is often made in the philosophy of mind between the mind and the brain, and there is some controversy as to their exact relationship, leading to the mind-body problem. The brain is defined as the physical and biological matter contained within the skull, responsible for all electrochemical neuronal processes. The mind, however, is seen in terms of mental attributes, such as beliefs or desires. Some suggest that the mind exists in some way independently of the brain, such as in a soul or epiphenomenon. Others, such as strong AI theorists, say that the mind is directly analogous to computer software and the brain to hardware.” – http://en.wikipedia.org/wiki/Brain#Mind_and_brain

2. ” SAYANG OTAK….SAYANG OTAK

Otak adalah organ tubuh yang membuat kita tetap hidup sampai sekarang. Otaklah yang membuat kita berjalan ke lemari es dan meneguk segelas air ketika haus datang.
Otak pulalah yang memerintah kita untuk makan, tidur, dan berlari menyelamatkan diri ketika situasi dianggap mengancam keselamatan hidup kita. Karena kerja otaklah kita mampu bertahan ketika menghadapi kondisi alam yang ekstrem, seperti kepanasan atau kedinginan.
Otak jugalah yang membuat manusia mampu menjelajah ruang angkasa dan kedalaman samudra. Jadi, otak adalah modal utama manusia untuk bertahan hidup, menjadi lebih baik dan membongkar rahasia alam semesta.
Dan otak juga yang membedakan kualitas manusia yang satu dengan yang lainnya sehingga yang satu layak dibayar lebih tinggi dibandingkan dengan lainnya. Tetapi, yang harus selalu diingat adalah alat yang menakjubkan yang kita sebut otak ini bisa berkarat dan tumpul jika tidak digunakan. Maka, tidak heran jika harga otak yang terlatih berbeda dengan otak yang tidak terlatih.
Otak manusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu otak belahan kanan dan otak belahan kiri.
Otak belahan kanan mengendalikan bagian tubuh sebelah kiri, sedangkan otak belahan kiri mengatur bagian tubuh sebelah kanan. Misalnya, ketika kita menulis dengan tangan kanan berarti yang aktif adalah otak belahan kiri. Begitu juga sebaliknya. Selain itu masing-masing belahan otak juga berurusan dengan wilayah mental yang berbeda.
Otak kiri berhubungan dengan kata-kata, logika, angka, urutan, linieritas, analisis, dan daftar. Sedangkan otak kanan berkaitan dengan irama, kesadaran ruang, kesadaran holistik, daya khayal, melamun, warna, dan dimensi. Artinya, ketika kita mengerjakan soal matematika, belajar bahasa, atau membuat daftar, yang aktif adalah otak kiri. Sedangkan ketika kita sedang menikmati musik, melamun, atau membayangkan bentuk sesuatu berarti yang sedang sibuk adalah otak belahan kanan.
Orang yang memiliki kemampuan otak kiri kuat akan lebih mudah belajar atau menyerap informasi jika informasi itu disajikan dengan urutan logis dan linier. Sedangkan orang yang didominasi otak kanan akan lebih mudah belajar atau menyerap informasi jika diberikan gambaran keseluruhannya lebih dulu. Orang-orang dengan otak kanan menyukai cara belajar yang melibatkan visualisasi, imajinasi, musik, seni, dan intuisi. Nah, Anda dominan yang mana?
Jika kekuatan kedua belahan otak itu sama-sama dikembangkan dan digabungkan, kita akan mudah mengembangkan kecerdasan-kecerdasan yang lain, seperti kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Kita juga akan dapat lebih mudah menyerap dan memproses informasi secara lebih efektif.
Cara sederhana untuk memeriksa apakah selama ini kita telah benar-benar menggunakan kedua belahan otak adalah kita cukup mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri.
Untuk otak kiri tanyakan kepada diri sendiri apakah kita mampu berbicara dan memahami salah satu bahasa? Kalau jawabannya ya, itu berarti belahan otak kiri kita sudah kita pakai sehingga mampu beroperasi jauh lebih canggih dibandingkan dengan kebanyakan komputer modern. Karena untuk menguasai bahasa dibutuhkan keterampilan otak kiri, yaitu bidang angka, logika, analisis, dan urutan.
Kalau ingin mengecek otak kanan kita, tinggal tanyakan kepada diri sendiri “Biasanya aku ada di mana ya sewaktu ide-ide kreatif, imajinatif, dan menyelesaikan persoalan muncul di kepala?” Kebanyakan orang mendapatkan gagasan-gagasan kreatif dan imajinatif mereka ketika sedang mandi, sedang di pancuran, di tempat tidur lagi tidur-tiduran, lagi naik gunung, jalanjalan di pedesaan, atau sewaktu bersantai di dekat laut. Contohnya, hukum Archimedes gagasan awalnya muncul ketika Archimedes sedang mandi.
Gagasan atau ide cemerlang umumnya datang ketika kita dalam situasi santai, tenang, tidak tergesa-gesa, dan biasanya seorang diri. Ketika gagasan cemerlang itu muncul, yang benfungsi adalah otak kanan. Otak kanan bekerja paling efektif dalam situasi yang sangat rileks. Pada saat otak kanan beroperasi, maka otak kiri beristirahat.” – http://sudut-ruang.blogspot.com/

Apakah kamu tahu senam otak?

Beberapa hari yang lalu saya mendapat sebuah pertanyaan dari teman saya. Apakah kamu tahu senam otak? Apakah kamu mau melakukannya?. Kemudian saya menjawab

. Aku tidak tahu apa itu senam otak. Aku belum pernah membaca dan mendengar istilah itu. Tapi kalau memang memiliki manfaat bagi otak, aku ingin melakukannya.

Karena tertarik dengan istilah tersebut, saya mencoba mencari tahu apa itu senam otak, akhirnya ketemu juga… Brain gym atau senam otak adalah serangkaian latihan gerak sederhana. Gerakan ini bisa bermanfaat untuk kegiatan belajar, lho. Nah, mau tau lebih lengkap tentang senam otak ini? Yuk, kita baca bersama!

Pelopor Senam Otak

Senam otak dipelopori oleh Paul E Dennison, seorang guru amerika serikat. istrinya bernama gail e dennison, seorang penari. Di tahun 1970-1980, keduanya bekerja sama dalam sebuah penelitian. Tujuannya, mencari cara untuk menangani anak-anak yang kesulitan dalam belajar. Contohnya, anak yang sulit membaca, mengeja atau menghafal. Akhirnya mereka berdua menemukan cara yang tepat. Yakni dengan Educational Kinesiology atau Edu-K.

Edu-K adalah suatu sistem belajar melalui gerakan. Gerakan yang dimaksud, untuk senam otak. Dengan senam ini, bagian-bagian otak yang semula terhambat dapat bekerja secara keseluruhan.

Keuntungan senam otak

* mudah dilakukan.
* bisa dilakukan di mana pun.
* tidak membutuhkan alat peraga.
* tidak membutuhkan waktu yang lama untuk melakukannya.

Manfaat senam otak

* meningkatkan kemampuan membaca
* meningkatkan konsentrasi dan daya ingat.
* meningkatkan keterampilan menulis.
* memberikan kemampuan untuk menguasai ujian tanpa rasa gelisah.

Apa itu senam otak?

Senam otak terdiri dari dari gerakan serta aktivitas yang mudah dan menyenangkan. Paul menggunakan renam otaknya dalam mendidik murid-muridnya. Hal ini dilakukannya untuk meningkatkan pengalaman belajar dengan keseluruhan otak. Untuk kamu ketahui, Otak manusia itu terdiri dari dua bagian yang terpisah. Yaitu, otak kiri dan otak kanan. Keduanya dihubungkan dengan struktur otak yang disebut dengan corpus callosum. Ia memiliki fungsi sebagai jembatan antara otak kanan dengan otak kiri. Otak kiri biasanya digunakan untuk hal-hal yang menyangkut logika. Juga untuk kegiatan yang berurutan dan teratur. Sedangkan otak kanan dipakai untuk gerak refleks dan aktifitas yang jarang dilakukan. Otak kiri aktif bekerja apabila badan bagian kanan bergerak. Begitu pula sebaliknya. Otak kanan bekerja bila badan bagian kiri digerakkan. Jadi, jika digambarkan akan membentuk tanda silang (x).

Jenis Gerakan Senam Otak

Gerakan Sakelar Otak:
Sakelar otak (jaringan lunak di bawah tulang selangka di kiri dan kanan tulang dada) dipijat selama 20-30 detik dengan satu tangan, sementara tangan lainnya memegang atau memijat sebelah kanan dan kiri pusar.
Mengoptimalkan pengiriman pesan dari otak kiri ke kanan atau sebaliknya, meningkatkan penerimaan oksigen, dan menstimulasi aliran darah agar lebih lancar mengalir ke otak.
Guna: mengoptimalkan keterampilan motorik halus, memperbaiki sikap tubuh, meningkatkan energi, mengurangi stres visual dan relaksasi tengkuk serta bahu.

Gerakan Silang:
Gerakan ini mengaktifkan hubungan kedua sisi otak dan merupakan gerakan pemanasan untuk semua keterampilan yang memerlukan penyeberangan garis tengah bagian lateral tubuh.

* Mengaktifkan gerakan mata dari kiri ke kanan, meningkatkan harmonisasi penglihatan (binokular)
* Guna: mengoptimalkan pekerjaan menulis, mendengar, membaca dan memahami, meningkatkan stamina, memperbaiki pernapasan, pendengaran dan penglihatan.

Tombol Bumi:
Ujung salah satu tangan menyentuh bawah bibir, ujung jari lainnya di pinggir atas tulang kemaluan (15 cm di bawah pusar). Di sentuh selama 30 detik atau 4-6 kali tarikan napas penuh.

* Meningkatkan koordinasi dan konsentrasi (melihat secara vertikal dan horizontal sekaligus tanpa keliru, seperti saat membaca kolom dalam tabel).
* Guna: mengurangi kelelahan mental (stres), mengoptimalkan jenis pekerjaan seperti organisasi, perancangan seni, pembukuan.

Tombol Imbang:
Gerakan ini akan mengembalikan tiga dimensi keseimbangan tubuh (kiri-kanan, atas-bawah, depan-belakang). Tekan ’tombol imbang’ -— 4-5 cm ke kiri dan ke kanan dari garis tengah/lekukan di batas rambut antara tengkorak dan tengkung di atas tulang belakang -— sementara tangan satunya menyentuh pusar, selama 30 detik.

* Meningkatkan konsentrasi, pengambilan keputusan, pemikiran asosiatif, kepekaan indrawi untuk keseimbangan, menjernihkan pikiran dan menjaga badan tetap relaks.
* Guna: mengerti konsep yang tersirat (saat membaca), mengkritisi, mengurangi mabuk perjalanan dan tekanan di kuping karena perubahan ketingian, mengoptimalkan pekerjaan menulis laporan, memakai telepon atau komputer.

Kait Relaks:
Tumpangkan kaki kiri di atas kaki kanan, dan tangan kiri di atas tangan kanan dengan posisi jempol ke bawah. Jemari kedua tangan saling menggenggam, kemudian tarik tangan ke arah pusar dan terus ke depan dada. Pejamkan mata dan saat menarik napas, lidah ditempelkan ke langit-langit mulut dan lepaskan saat mengembuskan napas. Berikutnya, buka silangan kaki, dan ujung-ujung jari tangan saling bersentuhan secara halus di dada atau di pangkuan, sambil mengambil napas dalam 1 menit lagi

* Meningkatkan koordinasi motorik halus dan pemikiran logis, dan pemusatan emosional.
* Guna: mendengar aktif, berbicara lugas, menghadapi tes dan bekerja dengan papan ketik, pengendalian diri dan keseimbangan.

Tulisan diambil dari berbagai sumber

Otak Kanan atau Otak Kiri..


Photobucket

Saya dapat gambar ini dari sebuah blog. Sebagian besar laki-laki melihat gambar ini berputar ke kanan (searah jarum jam). Sedangkan yang perempuan sebagian besar melihat gambar ini

berputar ke kiri (berlawanan arah jarum jam).

Dikatakan juga kalau beberapa orang melihat perubahan sudut pandang, sehingga kadang bisa melihat dia berputar ke kanan, dan kadang dia berputar ke kiri.

dan… kalian sendiri lihat itu berputarnya kemana..??

Di blog itu juga disebutkan bahwa jika jika kita melihatnya berputar ke kanan, berarti otak kita yang dominan adalah otak kanan, dan jika kita melihatnya berputar ke kiri berarti otak kiri kita yang lebih dominan. Soal kebenarannya saya sendiri kurang yakin….dan jadi penasaran

Yang saya ingin tahu adalah :

1. Sebenarnya gimana sih karakteristik kerjanya otak kanan dan otak kiri..?

2. Truss.. apa benar gambar diatas bisa dijadikan semacam tes untuk mengetahui bagian otak kita yang mendominasi…?? kanan, kiri atau balance..??

Berikut ini ada sedikit penjelasan tentang bagaimana otak kanan dan otak kiri bekerja. kali aja bisa membantu.

LEFT BRAIN FUNCTIONS RIGHT BRAIN FUNCTIONS
uses logic uses feeling
detail oriented “big picture” oriented
facts rule imagination rules
words and language symbols and images
present and past present and future
math and science philosophy & religion
can comprehend can “get it” (i.e. meaning)
knowing believes
acknowledges appreciates
order/pattern perception spatial perception
knows object name knows object function
reality based fantasy based
forms strategies presents possibilities
practical impetuous
safe risk taking

Menyeimbangkan Otak Kiri dan Kanan

Menyeimbangkan Otak Kiri dan Kanan

Manusia merupakan mahluk yang mulia yang diberikan berbagai kelebihan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Manusia diberikan akal, sehingga dengan akal tersebut manusia dapat berpikir. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita mengetahui bahwa pusat manusia dalam berpikir ada pada otak yang dimiliki manusia. Berbagai studi menunjukkan begitu hebatnya otak yang

dimiliki manusia.
Penelitian mutakhir menunjukan bahwa otak manusia terdiri atas dua belahan otak, belahan otak kiri dan belahan otak kanan. Kedua belahan otak tersebut memiliki fungsi dan peran yang berbeda, akan tetapi kedua belahan otak tersebut saling melengkapi satu sama lainnya. Walaupun demikian setiap orang biasanya memiliki kecenderungan untuk dominan pada salah satu belahan otak tersebut. Kondisi yang merugikan adalah apabila dominansi itu menyebabkan fungsi belahan otak yang lainnya menjadi lemah, hal ini tentunya akan membuat kemampuan berpikir kita akan menjadi kurang optimal. Yang paling bagus adalah dapat memanfaat kedua belahan otak tersebut secara keseluruhan.

Sayangnya, sistem pendidikan formal yang ada, umumnya cenderung lebih menghargai kemampuan otak kiri. Hal ini tentunya akan merugikan para siswa yang otak kanannya lebih dominan. Pendidikan formal merugikan sebagaian besar siswa, kerena hanya 15 % dari semua anak yang diteliti diketahui dominan belahan otak kirinya.
Dalam tulisan ini kita akan mendapati bagaimanakah kita dapat menggunakan otak kita secara optimal, yaitu dengan menggunakan seluruh belahan otak kita, baik belahan otak kiri, maupun belahan otak kanan.

Untuk memahami bagaimana kita dapat mengoptimalkan kerja dua belahan otak yang kita miliki, tentunya kita harus mengetahui dan memahami bagian-bagian apa sajakah yang ada dalam otak kita.
Otak manusia adalah benda yang paling kompleks yang pernah dikenal di alam semesta. Inilah satu-satunya organ yang sangat berkembang sehingga dapat mempelajari dirinya sendiri. Jika dirawat oleh tubuh yang sehat dan lingkungan yang menimbulkan rangsangan, otak yang berfungsi dapat tetap aktif dan reaktif selama lebih dari seratus tahun. Apabila kita lihat otak dari depan atau muka maka kita akan dapat melihat bahwa otak kita mempunyai tiga bagian dasar: batang otak atau otak reptil, sistem limbik atau otak mamalia, dan neokorteks.
Perilaku yang ada dalam otak repril berkaitan dengan insting mempertahankan hidup, dorongan untuk mengembangkan spesies. Perhatiannya adalah pada makanan, tempat tinggal, reproduksi, dan perlindungan wilayah. Ketika kita merasa tidak aman, otak reptil ini spontan bangkit dan bersiaga atau melarikan diri dari bahaya. Inilah yang kita namakan reaksi “hadapi atau lari”.
Di sekeliling otak reptil ini terdapat sistem limbik yang sangat kompleks dan luas. Sistem limbik ini dikenal juga dengan otak mamalia, hal ini dikarenakan otak ini juga dimiliki oleh semua mamalia. Sistem limbik ini terletak di bagian tengah dari otak kita. Fungsinya bersifat emosional dan kognitif; yaitu ia menyimpan perasaan kita, pengalaman kita yang menyenangkan, dan kemana pun belajar kita. Selain itu, sistem ini juga mengendalikan bioritme (pengaturan biologis tubuh) kita, seperti pola tidur, lapar, haus, tekanan darah, detak jantung, gairah seksual, temperatur dan kimia tubuh, metabolisme, dan sistem kekebalan. Sistem limbik ini jelas merupakan bagian yang penting dalam mempertahankan kehidupan manusia. Kenyataan bahwa bagian otak kita yang mengendalikan emosi, juga mengendalikan fungsi tubuh kita. Hal ini menjelaskan mengama emosi dapat secara langsung mempengaruhi kesehatan. Sistem limbik adalah kontrol utama kita yang menggunakan informasi dari indera penglihatan, pendengaran, sensasi tubuh, indera peraba, dan penciuman, kemudian informasi tersebut didistribusikan ke bagian pemikir di dalam otak kita, yaitu neokorteks.
Neokorteks terbungkus di sekitar bagian atas dan sisi-sisi limbik, yang membentuk 80% dari seluruh materi otak. Bagian otak ini merupakan tempat bersemayamnya kecerdasann kita. Inilah yang mengatur pesan-pesan yang diterima melalui penglihatan, pendengaran, perabaan, dan penciuman. Proses yang berasal dari pengaturan ini adalah penalaran, berpikir secara intelektual, pembuatan keputusan, perilaku waras, bahasa, kendali motorik sadar, dan penciptaan gagasan. Neokorteks terdiri dari 12 – 15 juta sel saraf yang disebut neuron. Sel-sel ini dapat berinteraksi dengan sel-sel lain melalui vibrasi di sepanjang cabang-cabang yang disebut dendrit. Setelah kita melihat bagian-bagain otak apabila kita lihat dari arah depan, maka, otak juga dapat kita lihat dari arah atas. Jika kita melihat dari arah atas maka kita akan mendapati otak seperti terdiri atas dua belahan, yaitu belahan otak kiri, dan belahan otak kanan.

Proses pada belahan otak kiri lebih lambat. Berpikir otak kiri sering terlihat berlawanan dengan emosi dan lebih dekat dengan prose-proses yang bersifat objektif. Belahan otak kiri lebih peka terhadap “saya” dalam suatu proses dan sering dipersepsikan lebih rasional. Belahan otak kiri juga merupakan pusat pengambilan keputusan, berpikir abstrak. Belahan otak kiri menitikberatkan kerjanya pada proses yang berkaitan dengan sesuatu yang intelek. Intelek tentunya berbeda dengan kreatif, karena intelek biasanya mengarahkan kita untuk lebih spesifik, sedangkan kreatif meluaskan atau melebarkannya pada suatu konteks.
Proses pada belahan otak kiri lebih lambat. Berpikir otak kiri sering terlihat berlawanan dengan emosi dan lebih dekat dengan prose-proses yang bersifat objektif. Belahan otak kiri lebih peka terhadap “saya” dalam suatu proses dan sering dipersepsikan lebih rasional. Belahan otak kiri juga merupakan pusat pengambilan keputusan, berpikir abstrak. Belahan otak kiri menitikberatkan kerjanya pada proses yang berkaitan dengan sesuatu yang intelek. Intelek tentunya berbeda dengan kreatif, karena intelek biasanya mengarahkan kita untuk lebih spesifik, sedangkan kreatif meluaskan atau melebarkannya pada suatu konteks.

Kedua belahan otak yang dimiliki manusia merupakan dua bagian yang tidak terpisah tanpa ada hubungan. Kedua belahan otak tersebut tetap saja memiliki hubungan (koneksi), walaupun setiap belahan otak tentunya memiliki fungsi yang berbeda satu dengan yang lain. Proses berpikir otak kiri bersifat: logis, linier (searah), rasional, sistematis, dan detail.

Kedua belahan otak yang dimiliki manusia merupakan dua bagian yang tidak terpisah tanpa ada hubungan. Kedua belahan otak tersebut tetap saja memiliki hubungan (koneksi), walaupun setiap belahan otak tentunya memiliki fungsi yang berbeda satu dengan yang lain. Proses berpikir otak kiri bersifat: logis, linier (searah), rasional, sistematis, dan detail.

Sifat Proses Berpikir:

1. Logis
Logis merupakan suatu cara berpikir di mana bentuk dari berpikir itu sudah terpola dengan baku. Sebuah kesimpulan dalam cara berpikir logik didapat melalui suatu proses yang taat/terikat pada pola tersebut. Misalnya ada sebuah pernyataan bahwa semua manusia pasti mati (premis mayor). Kemudian ada pernyataan berikutnya yang mengatakan bahwa Tono adalah manusia (premis minor). Dari dua pernyataan tersebut dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa Tono pasti mati. Pada cara berpikir logis, sebuah kesimpulan didapat melalui sebuah penalaran yang sudah berpola.

2. Linier

Linier merupakan suatu cara berpikir di mana apa yang dipikirkan selalu searah. Misalnya apabila kita masuk ke dalam suatu ruangan yang gelap maka kita tidak akan dapat melihat, semakin gelap maka semakin tidak dapat melihat. Berpikir linier selalu melihat suatu hubungan berjalan searah.

3. Rasional

Rasional merupakan berpikir dengan menggunakan rasio sebagai dasar berpikirnya. Ide atau gagasan yang diperoleh didapat melalui suatu proses pertama informasi di tangkap oleh indera, kemudian diolah di otak, dihubungkan dengan pengetahuan sebelumnya, kemudian menghasilkan sebuah ide atau gagasan. Ini berbeda dengan berpikir intuitif di mana ide atau gagasan tiba-tiba muncul entah dari mana asalnya.

4. Sistematis

Sistematis merupakan proses berpikir di mana berpikir merupakan tahapan, dari tahap yang paling awal, kemudian, dan akhir. Dalam berpikir sistematis tidak diperkenan melewati satu tahapan dalam berpikir (loncat-loncat).

5. Detail

Berpikir detail merupakan berpikir di mana apa yang kita pikirkan kita bagi pada bagian yang rinci. Kemudian kita telaah secara spesifik dan mendalam. Sebagaimana telah dijelaskan pada bagian sebelumnya bahwa, setiap individu memiliki kecenderungan untuk dominan pada salah satu dari dua belahan otak yang ada, bisa dominan pada fungsi belahan otak kanan, atau dominan pada fungsi belahan otak kiri. Individu yang dominan pada belahan otak kiri merupakan individu yang akan nampak teratur, mengerjakan sesuatu dengan aturan yang jelas, ia akan mengerjakan sesutu secara bertahap sebagaimana yang telah ia buat. Individu dengan dominasi otak kiri merupakan individu yang berpikir secara detail. Dalam melihat suatu masalah biasanya ia menganalisa secara mendalam dan rinci. Orang-orang dengan dominan pada belahan otak kiri biasanya merupakan pemikir yang serius dengan mengkaitkan pada logika dan penalaran yang rasional.

Kebanyakan anak-anak lahir dengan kecenderungan dominan pada otak kanan. Belahan otak kanan ini lebih bermanfaat ketika mereka membentuk peristiwa-peristiwa ke dalam suatu pola selama mereka menemukan dunia. Anak-anak pada tahan awal belajar memberikan respon pada bentuk, bau, dan suara yang sudah dikenalinya. Ketika mereka tumbuh dan hubungan antara dua belahan otak mulai dibangun, mereka mulai memperlihatkan kemampuan kognitif yang lebih kuat pada belahan otak kanan baru kemudian belahan otak kiri.

Belahan otak kanan adalah sumber intuisi, insight, kiasan, imajinasi. Belahan otak kanan ini memiliki banyak muatan dalam keterlibatannya pada proses kretaifitas. Suka melucu adalah salah satu ciri dari belahan otak kanan. Karakteristik itu juga yang kita dapat temui pada orang-orang yang kreatif.

Fungsi Otak Kanan

Belahan otak kanan memiliki fungsi yang khusus yang berlainan dengan belahan otak kiri. Belahan otak kanan memiliki fungsi: acak, tidak teratur, intuitif, dan menyeluruh.

1. Acak

Acak yang dimaksud di sini adalah bahwa belahan otak kanan bekerja menghasilkan suatu ide, atau suatu kesimpulan tidak melalui suatu proses berpikir yang kaku. Dalam menghasilkan suatu lukisan yang indah seorang pelukis menemukan idenya tanpa harus berpikir logik. Ia berimajinasi dari suatu peristiwa pada peristiwa yang lain, dari suatu keadaan kepada keadaan yang lain.

2.Tidak teratur

Belahan otak kanan memiliki karakterisik untuk berpikir tidak teratur. Ia dapat langsung pada ide pokoknya baru pada bagian lain yang lebih kecil, atau memulai sesuatu tanpa ada tahapan yang jelas.

3. Intuitif

Berpikir intuitif adalah berpikir di mana ide atau gagasan didapat tanpa melalui proses berpikir yang rasional. Ide atau gagasan itu muncul saja dari dalam pikirannya tanpa ia mengetahui dari mana asal pikiran itu. Ketika berada dalam kamar mandi terkadang muncul solusi atas permasalahan yang sebelumnya tidak kita ketemukaan jawabannya. Atau tiba-tiba kita ingin sekali pergi menemui ibu kita di rumah tanpa ada sesutu yang terjadi sebelumnya. Itulah berpikir intuitif.

4. Menyeluruh

Berpikir menyeluruh adalah berpikir dengan mempertimbangkan banyak hal. Melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang, berbagai aspek. Dengan fungsi otak kanan ini, manusia dapat berpikir bahwa yang menyebabkan banjir bukan hanya karena hujan besar, akan tetapi banyak faktor lain lagi, seperti perilaku membuang sampah di kali, hilangnya daerah serapan air, banyaknya bangunan, dan lain sebagainya.

Cara berpikir otak kanan bersifat acak, tidak teratur, intuitif, dan menyeluruh. Cara berpikirnya sesuai dengan cara-cara untuk mengetahui yang bersifat nonverbal, seperti perasaan, dan emosi, kesadaran yang berkenaan dengan perasaan (perasaan kehadiran suatu benda atau orang), kesadaran ruang, pengenalan bentuk dan pola, musik, seni, kepekaan warna, kreativitas, dan visualisasi.

Dominasi Otak Kanan

Individu yang dominan pada belahan otak kanan merupakan individu yang acak dalam berpikir. Tidak seperti individu dengan dominan pada otak kiri yang linier (searah), individu dengan dominan pada belahan otak kanan lebih dapat melihat suatu pada sisi yang berbeda-beda. Dalam melihat suatu masalah individu dengan dominan pada otak kanan melihat masalah lebih luas dan menyeluruh. Karena mereka berpikir acak, iasanya mereka memiliki punya banyak ide. Ide-ide tersebut bermunculan dari pikiran mereka secara intuitif (langsung dari dalam dan tidak melalui proses berpikir yang logis). Kekurangannya tentu saja terkadang mereka memiliki banyak sekali ide atau gagasan akan tetapi tidak fokus. Individu dengan dominasi pada otak kanan biasanya memiliki kreatifitas yang tinggi. Mereka dapat menghubungkan hal-hal yang ada untuk memunculkan hal-hal yang baru. Seorang yang kreatif ketika melihat kursi, melihat ban bekas, akan dapat menghubungkannya dengan membuat kursi dengan ban bekas tersebut.

Teknik Menyeimbangkan Otak Kiri dan Otak Kanan

Kedua belahan otak penting artinya. Orang yang memanfaatkan kedua belahan otak ini secara simbang, maka belajar terasa sangat mudah karena mereka mempunyai pilihan untuk menggunakan bagian otak yang diperlukan dalam setiap pekerjaan yang sedang dihadapi. Orang yang masuk dalam kategori otak kiri dan ia tidak melakukan upaya tertentu memasukkan beberapa aktivitas otak kanan dalam hidup kita, ketidak seimbangan tersebut dapat mengakibatkan orang tersebut stress dan juga kesehatan mental dan fisik yang buruk. Kita dapat menggunakan beberapa strategi untuk menyeimbangkan fungsi belahan otak kiri dan belahan otak kanan. Menyeimbangkan di sini tentu berarti membuat kedua belahan otak tersebut berfungsi ketika kita melakukan sesuatu. Strartegi yang dapat kita gunakan seperti menggunakan musik dalam melakukan aktifitas berpikir, serta berolahraga teratur.

Yang terpenting dalam kedua teknik tersebut adalah memunculkan keadaan yang relaks. Karena dengan keadaan relaks tersebut akan membuat koneksi atau hubungan antara kedua belahan otak menjadi cepat. Hal ini dapat kita lihat pada pemikir-pemikir bagaimana mereka menemukan ide dan inspirasi yang menghasilkan teori dan penemuan. Pada saat logika proses mengalami kemandegan, maka relaksasi dari sebuah kerja yang serius pun diperlukan. Enstein telah menulis banyak ide terbaik yang datang ketika bermimpi atau sedang bercukur. Seorang pemain drama terkenal Yunani, Euripides, ketika berendam dalam bak mandi, menemukan displacement teori. Newton, menemukan bayak ide-ide hebat ketika bermanja dalam kasih sayang ibunya. Dalam contoh-contoh di atas insight tidak datang pada saat konsentrasi penuh pada apa yang kita pikirkan, walaupun tahap berpikir focus merupakan hal yang penting untuk perisapan berpikir. Hal ini memberikan gambaran pada kita pentingnya belahan otak kanan pada kehidupan manusia.

Menggunakan Musik

Musik tentunya adalah sesuatu yang dekat dengan kehidupan manusia. Musik merupakan ekspresi perasaan manusia, sehingga biasanya manusia menyukai musik karena hal itu seperti merefleksikan perasaannya, dan hal itu membuat manusia menjadi senang, dan nyaman. Hal inilah yang mungkin membuat manusia menyukai musik dan menjadikan musik bagian dari kehidupannya.

Untuk menyeimbangkan kecenderungan masyarakat terhadap otak kiri, perlu dimasukkan musik dan estetika dalam pengalaman belajar kita, dan memberikan umpan balik positif bagi diri kita. Semua itu menimbulkan emosi positif, yang membuat otak kita lebih efektif. Emosi yang positif mendorong ke arah kekuatan otak, yang berujung kepada keberhasilan, sehingga kita memperoleh kehormatan diri yang lebih tinggi, yang membuat emosi menjadi lebih positif.

Dalam belajar misalnya, kita dapat berpikir sambil mendengarkan musik yang memang kita sukai. Dengan kita mendengarkan musik yang kita sukai membuat kita merasa senang, relaks sehingga merangsang fungsi belahan otak kanan, yang akan sangat membantu dalam proses belajar yang menggunakan belahan otak kiri.

Membiasakan Berolah raga

Cobalah eksperimen kecil ini. Berikanlah pertanyaan ini kepada teman kita”apa maksudnya ketika kita berkata fakta adalah cara mempermudah memahami pengetahuan”. Apakah mata teman kita bergerak ke kanan? Jika ya, maka berikanlah pertanyaan “bayangkanlah rumahmu dan hitunglah berapa jumlah jendela yang ada?”. Apakah matanya melihat kearah kiri ?. pada umumya, terutama pada orang-orang yang menggunakan tangan kanannya, sesunguhnya ia mengaktifkan fungsi belahan otak kiri (berhubungan dengan bahasa), maka akan dibarengi oleh aktifitas tubuh bagian kanan atau yang berorientasi pada bagian kaanan. Ketika belahan otak kanan berfungsi (berhubungan dengan gambar, atau tugas-tugas yang berhubungan dengan ruang) maka akan dibarengi oleh aktifitas tubuh bagian kiri.

Eksperimen di atas memberikan gambaran adanya koneksi atau hubungan antara belahan otak kiri dengan tubuh bagian kanan, dan belahan otak kanan dengan tubuh bagian kiri. Agar otak kita dapat berfungsi secara optimal dalam arti kita memfungsikan kedua belahan otak tersebut, maka penting sekali kiranya kita terbiasa menggerakan kedua bagian tubuh kita dengan sama baiknya. Misalnya tidak selalu menulis dengan tangan kanan, dan sama sekali tidak memberikan latihan pada tangan kiri untuk beraktifitas. Menggerakkan seluruh angota tubuh baik pada bagian kanan, mapun pada bagian kiri akan terasa mudah apabvila itu dilakukan dalam konteks berolahraga. Senam misalnya, merangsang seluruh bagian tubuh untuk bergerak dan hal baik untuk otak karena merangsang berfungsinya kedua belahan otak, baik otak kiri, maupun otak kanan.

Sumber : Dimas Heri Yulianto

Pentingnya Otak Kanan

Pentingnya Otak Kanan Untuk Blogging

Otak KananKalau Anda seorang programmer, akunting atau auditor tentunya sangat mengandalkan Otak Kiri. Kalau Anda seorang penyanyi, pemusik atau pelukis pastinya Otak Kanan yang sangat berperan. Nah kalau Blogger, apakah lebih banyak menggunakan otak kanan atau otak kiri. Tidak peduli Anda sebelumnya berprofesi yang cenderung banyak menggunakan otak kiri, dalam blogging kebutuhan

akan Otak Kanan sangat penting. Dalam dunia blogging, ketrampilan menuangkan ide, gagasan atau karya di Blog membutuhkan semacam kemerdekaan berpikir. Otak kanan yang memang ’sarangnya’ kreativitas mengambil peranan penting disini. Otak Kanan cenderung tidak menggunakan analisa yang kritis dan ‘njelimet’, cukup gagasan sekilas dan langsung dapat ‘ditorehkan’ dalam bentuk Blog. Biasanya justru bila Otak Kanan Anda sudah sangat terlatih, waktu malah terasa sekali untuk mendokumentasikan ide dan gagasan Anda yang begitu derasnya mengalir dalam bentuk tulisan di Blog. Nah bagaimana cara mudah untuk mengasah Otak Kanan ini bila mungkin Anda (dan saya) dalam profesinya cenderung sering memakai Otak Kiri ? Silahkan simak poin – poin di bawah ini :

1. Mendengarkan Musik, dengan mendengarkan musik yang menyenangkan kita tentunya, otak akan terasa rileks. Saat otak rileks tentunya kita dengan mudah menerima ide dan gagasan segar tanpa harus banyak berlogika.

2. Bergurau , saat kita terseyum atau tertawa saat itu juga terbuka lebar jalur menuju Otak Kanan. Pikiran kita akan selalu merespons gurauan orang lain atau teman secara spontan dan ini merupakan olahraga yang baik untuk Otak Kanan.

3. Berlibur, kesibukan dan rutinitas kerja membuat kita seperti robot industri. Ini tentunya membuat kita jauh dari kata rileks. Pergi berlibur tidak harus ke luar kota yang memakan banyak biaya, cukup ke tempat hiburan lokal dan yang terpenting kita bisa memanusiakan diri sendiri, jangan menjadi robot industri.

4. Bermain, sepertinya kalau yang satu ini semua juga suka. Games komputer ataupun permainan tradisional sama saja. Anda suka game online Pangya atau Anda suka congklak ? semua permainan merupakan cara yang mengasyikkan untuk mengasah Otak Kanan kita.

5. Melukis, hei melukis ? yup walaupun kita bukan pelukis, gak ada salahnya mencoba resep yang satu ini. Saat tangan kita menorehkan kuas di atas kanvas, saat itu juga kita berusaha membuat suatu karya yang indah, walaupun hasilnya mungkin juga tidak indah , hehehe… keindahan ada di sisi Otak Kanan.

6. Berkhayal, tidak selamanya berkhayal atau berimajinasi itu jelek. Justru banyak karya karya besar berasal dari khayalan tinggi para penemunya. Seorang pengarang handal tentunya harus punya imajinasi yang tinggi untuk menghasilkan karya bagus. Pesawat terbang, mobil dll semua berasal dari daya khayal yang tinggi sebelum semuanya menjadi produk nyata.

Nah sudah saatnya kita mulai sedikit (banyak) memanjakan Otak Kanan kita agar kita dapat mengambil manfaat yang lebih terutama dalam urusan Blogging ini. Karena Otak Kanan jugalah yang membuat saya masih tetap Blogging sampai detik ini walaupun terkadang si Otak Kiri suka ‘mengganggu’ dengan jadwal pekerjaan yang terasa membosankan, ehem… Selamat Mencoba !

Sumber : Kodok ijo

Previous Older Entries